Dewasa ini, seiring dengan perkembangan dunia digital yang semakin menggila, banyak pihak yang memanfaatkan berbagai fitur yang ditawarkan oleh internet yang salah satunya adalah website. Keberadaan website dan komponen website tersebut pada dasarnya sangat penting bagi suatu instansi, perusahaan ataupun para pelaku usaha.

Kini memiliki website menjadi pertimbangan tersendiri bagi pelaku usaha yang ingin semakin profesional di zaman “serba online” ini. Namun, tahukah Anda bagaimana proses hingga sebuah website bisa release dan diakses jutaan orang? Apa saja yang diperlukan untuk membuat sebuah website? Berikut ini Anda wajib tahu apa saja komponen website  yang harus ada.

  1. Domain

Salah satu komponen website  yang harus ada pada website yaitu domain. Secara sederhana, domain bisa dikatakan sebagai alamat fisik untuk nantinya Anda bisa mengunjungi website tersebut. Bisa dibilang, domain itu sendiri diibaratkan sebagai alamat jalan dan juga kode pos.
Sebagai contoh, sebuah domain tebar.co.id akan memuat website Tebar ketika Anda memasukkannya pada mesin pencarian. Tidak hanya itu saja, domain sendiri memberikan kemudahan bagi Anda untuk mengingat alamat website. Hal ini juga berlaku bagi pelanggan Anda. Jika Anda memiliki website dengan nama domain yang unik, maka pelanggan akan mudah mengingat website Anda. Jadi, penting juga bagi Anda untuk mengetahui cara membuat domain yang unik dan cocok.

  1. Hosting

Jika diibaratkan sebuah bangunan, hosting merupakan komponen website yang harus ada, ini karena fungsinya ibarat sebuah lahan di mana rumah tersebut berdiri. Ketika lahan tersebut semakin luas, maka semakin leluasa pula kita bisa membangun di atasnya.
Dalam dunia digital, hosting sendiri merupakan tempat untuk menyimpan berbagai data yang berhubungan dengan website mulai dari konten, file, document, program, aplikasi dan masih banyak lagi lainnya. setiap penyedia hosting akan memberikan batasan kepada pelanggannya untuk bisa menyimpan berbagai hal di dalam website. Jadi semakin besar kapasitas hosting, semakin banyak pula ruang penyimpanan di website.

  1. Desain

Komponen website selanjutnya dikenal dengan sebutan desain website. Jika domain merupakan alamat dan hosting merupakan lahan, maka desain merupakan tampilan, wujud, atau dekorasi dari bangunan tersebut. Desain website paling sederhana adalah menggunakan template. Jika ingin modifikasi lebih, pembuatan desain website yang lebih rumit dapat menggunakan page builder hingga coding.

Pembuatan desain website tidak sama dengan desain grafis, namun desain grafis merupakan salah satu bagian dari tahap pembuatan desain website. Pembuatan desain grafis biasanya menggunakan software Corel Draw, Adobe Photoshop, dan sebagainya. Pembuatan desain grafis cenderung lebih mudah sehingga sering digunakan untuk membantu visualisasi desain website yang akan dibuat. Visualisasi desain website menggunakan desain grafis ini disebut dengan mock up desain website. Hasil dari mock up ini berupa gambar yang menampilkan desain website seperti aslinya. Dengan begitu, web designer cukup mencontoh gambar mock up ketika membuat desain website.
Ada berbagai elemen penting yang terdapat dalam desain website seperti layout, penentuan jenis huruf, warna, karakter hingga ukuran. Desain dalam website juga mencakup navigasi yang akan memudahkan para pengunjung ketika menjelajahi website Anda.

  1. CMS

CMS adalah singkatan dari Content Management System atau sistem pengelolaan konten. CMS merupakan sebuah sistem yang dibuat kemudian digunakan untuk mengubah, menambah, maupun mengurangi konten website.
Dengan kata lain, CMS merupakan komponen yang ada pada website sebagai alat untuk digunakan dalam melakukan pengelolaan website. Saat ini sudah banyak CMS yang dapat Anda gunakan. Namun sampai saat ini CMS terbaik dan paling banyak penggunanya adalah WordPress –sumber https://websitesetup.org/popular-cms/.

Setidaknya ada beberapa komponen website yang memang harus dipenuhi, dalam hal ini mencangkup domain, CMS, desain dan juga hosting yang keseluruhannya ini akan membantu dalam pengelolaan website.

Dalam setiap komponen website tersebut tentunya juga memiliki fungsi tertentu yang memang harus dipahami oleh Anda para pemilik website. Dengan demikian, Anda dapat lebih memahami tentang website Anda dan memaksimalkan penggunaannya.

Dewasa ini, seiring dengan perkembangan dunia digital yang semakin menggila, banyak pihak yang memanfaatkan berbagai fitur yang ditawarkan oleh internet yang salah satunya adalah website. Keberadaan website dan komponen website tersebut pada dasarnya sangat penting bagi suatu instansi, perusahaan ataupun para pelaku usaha.

Kini memiliki website menjadi pertimbangan tersendiri bagi pelaku usaha yang ingin semakin profesional di zaman “serba online” ini. Namun, tahukah Anda bagaimana proses hingga sebuah website bisa release dan diakses jutaan orang? Apa saja yang diperlukan untuk membuat sebuah website? Berikut ini Anda wajib tahu apa saja komponen website  yang harus ada.

  1. Domain

Salah satu komponen website  yang harus ada pada website yaitu domain. Secara sederhana, domain bisa dikatakan sebagai alamat fisik untuk nantinya Anda bisa mengunjungi website tersebut. Bisa dibilang, domain itu sendiri diibaratkan sebagai alamat jalan dan juga kode pos.
Sebagai contoh, sebuah domain tebar.co.id akan memuat website Tebar ketika Anda memasukkannya pada mesin pencarian. Tidak hanya itu saja, domain sendiri memberikan kemudahan bagi Anda untuk mengingat alamat website. Hal ini juga berlaku bagi pelanggan Anda. Jika Anda memiliki website dengan nama domain yang unik, maka pelanggan akan mudah mengingat website Anda. Jadi, penting juga bagi Anda untuk mengetahui cara membuat domain yang unik dan cocok.

  1. Hosting

Jika diibaratkan sebuah bangunan, hosting merupakan komponen website yang harus ada, ini karena fungsinya ibarat sebuah lahan di mana rumah tersebut berdiri. Ketika lahan tersebut semakin luas, maka semakin leluasa pula kita bisa membangun di atasnya.
Dalam dunia digital, hosting sendiri merupakan tempat untuk menyimpan berbagai data yang berhubungan dengan website mulai dari konten, file, document, program, aplikasi dan masih banyak lagi lainnya. setiap penyedia hosting akan memberikan batasan kepada pelanggannya untuk bisa menyimpan berbagai hal di dalam website. Jadi semakin besar kapasitas hosting, semakin banyak pula ruang penyimpanan di website.

  1. Desain

Komponen website selanjutnya dikenal dengan sebutan desain website. Jika domain merupakan alamat dan hosting merupakan lahan, maka desain merupakan tampilan, wujud, atau dekorasi dari bangunan tersebut. Desain website paling sederhana adalah menggunakan template. Jika ingin modifikasi lebih, pembuatan desain website yang lebih rumit dapat menggunakan page builder hingga coding.

Pembuatan desain website tidak sama dengan desain grafis, namun desain grafis merupakan salah satu bagian dari tahap pembuatan desain website. Pembuatan desain grafis biasanya menggunakan software Corel Draw, Adobe Photoshop, dan sebagainya. Pembuatan desain grafis cenderung lebih mudah sehingga sering digunakan untuk membantu visualisasi desain website yang akan dibuat. Visualisasi desain website menggunakan desain grafis ini disebut dengan mock up desain website. Hasil dari mock up ini berupa gambar yang menampilkan desain website seperti aslinya. Dengan begitu, web designer cukup mencontoh gambar mock up ketika membuat desain website.
Ada berbagai elemen penting yang terdapat dalam desain website seperti layout, penentuan jenis huruf, warna, karakter hingga ukuran. Desain dalam website juga mencakup navigasi yang akan memudahkan para pengunjung ketika menjelajahi website Anda.

  1. CMS

CMS adalah singkatan dari Content Management System atau sistem pengelolaan konten. CMS merupakan sebuah sistem yang dibuat kemudian digunakan untuk mengubah, menambah, maupun mengurangi konten website.
Dengan kata lain, CMS merupakan komponen yang ada pada website sebagai alat untuk digunakan dalam melakukan pengelolaan website. Saat ini sudah banyak CMS yang dapat Anda gunakan. Namun sampai saat ini CMS terbaik dan paling banyak penggunanya adalah WordPress –sumber https://websitesetup.org/popular-cms/.

Setidaknya ada beberapa komponen website yang memang harus dipenuhi, dalam hal ini mencangkup domain, CMS, desain dan juga hosting yang keseluruhannya ini akan membantu dalam pengelolaan website.

Dalam setiap komponen website tersebut tentunya juga memiliki fungsi tertentu yang memang harus dipahami oleh Anda para pemilik website. Dengan demikian, Anda dapat lebih memahami tentang website Anda dan memaksimalkan penggunaannya.

Pin It on Pinterest

Share This