UKM Kuasai Pasar Online Dengan Digital Marketing

UKM bisa diartikan sebagai usaha atau bisnis yang dilakukan secara individu atau kelompok dengan ukuran kecil. Kategori UKM biasanya ditentukan  dengan jumlah omzet untuk setiap tahunnya, total kekayaan maupun aset, juga jumlah dari karyawan. Nah, usaha yang tidak dikategorikan sebagai UKM bisa dikategorikan sebagai usaha besar entah itu BUMN, perusahaan  atau yang lainnya.

Jenis-Jenis UKM

Berikut adalah beberapa jenis UKM yang harus kamu tahu!

1. Usaha mikro 

Jenis UKM pertama adalah usaha mikro. Pada jenis ini usaha dilakukan oleh seseorang maupun rumah tangga. Pada usaha mikro, aset bangunan tidak terhitung sebagai aset bisnis. Sedangkan jika dilihat dari omsetnya, Usaha mikro memiliki omset paling banyak sebesar 300 juta rupiah untuk setiap tahunnya. 

Selain   itu,  total aset bisnis nya juga maksimal 50 juta rupiah yang mana tidak termasuk aset tanah dan bangunan. Oleh karena itu, biasanya pengurusan UKM jenis ini lumayan rumit

Adapun contoh dari UKM jenis mikro adalah warung-warung, pedagang makanan, pedagang pakaian. dengan syarat mereka membuka usaha sendiri dan dijalankan bersama orang terdekatnya. Bahkan jika menggunakan jasa karyawan pun tidak boleh melebihi 5 orang. 

2. Usaha kecil 

Usaha kecil merupakan usaha setingkat di atas usaha mikro. Pada kategori ini, omsetnya bisa sekitar 300-500 juta. Jenis UKM yang satu ini memiliki omzet di antara Rp300-Rp500 juta. Bahkan total transaksi yang dilakukan bisa mencapai hingga 2 milyar tiap tahunnya.

Adapun contoh usaha kecil adalah bisnis motor, coffee  shop, kuliner yang sudah terkenal. Usaha kecil bisa juga dioperasikan oleh lebih dari 5 orang ataupun dikelola  sendiri.  Jadi poin utama yang membedakannya dengan usaha mikro adalah jumlah omset yang bisa tercapai.

3. Usaha Menengah 

Kategori terbesar dalam UKM adalah Usaha Menengah. pada kategori ini omsetnya sudah sangat tinggi, namun belum bisa menyaingi perusahaan besar. Level Usaha Menengah bisa memperoleh omset dari 100 juta hingga 10 milyar tiap  tahunnya.

Tak berhenti sampai disitu, tipe Usaha Menengah juga bisa terlihat dari pengelolaan keuangannya. Tentunya pengelola Usaha Menengah biasanya lebih profesional dan paham akan legalitas suatu usaha. Contoh dari Usaha Menengah adalah Toko Bangunan, Toko Elektronik, maupun toko-toko yang lain yang siap mempekerjakan lebih banyak karyawan lagi karena bisnis nya makin berkembang.

Manfaat Digital Marketing Untuk UKM

Ada beberapa manfaat digital marketing untuk membantu bisnis UKM, di antaranya adalah:

1. Mengecilkan Biaya Promosi

Tentunya sebelum era digital marketing banyak promosi yang dilakukan secara  offline entah itu membuat brosur atau spanduk. nah biaya untuk membuat hal-hal ini  juga lebih besar jika dibandingkan dengan tools-tools digital marketing yang ada sekarang.

2. Interaksi Pelanggan Makin Mudah

Apabila dulunya interaksi harus dilakukan secara langsung, maka dengan adanya digital marketing interaksi bisa dilakukan secara online. Tak hanya itu, waktunya pun juga bisa lebih fleksibel. Contohnya adalah interaksi dengan kolom komentar, pengiriman email, pengiriman direct message, dsb.

3. Menjangkau Banyak Orang

Era  digital membuat semua hal menjadi lebih dekat dengan mudah. Dengan biaya yang lebih sedikit pengusaha  UKM bisa menjangkau lebih banyak orang dengan menggunakan tools organik maupun paids. Misalnya saja dengan menggunakan emta ads ataupun google ads.

4. Menambah Jumlah Penjualan

Tentunya dengan jangkauan yang lebih banyak dan target yang lebih spesifik akan membuat UKM lebih bisa mencapai konversi yang lebih tinggi. Hal ini hanya bisa dicapai dengan penggunaan tools digital marketing.

Strategi Digital Marketing Untuk UKM

Berikut ini adalah beberapa strategi digital marketing untuk UKM yang bisa kamu coba!

1. Membuat Aplikasi dan Website yang Menarik 

Selain menggunakan hal-hal diatas UKM juga bisa memanfaatkan pembuatan aplikasi dan website agar usahanya bisa makin kredibel. UKM yang memiliki website atau aplikasi sendiri tentua akan membuat pasangannya lebih percaya dan meningkatkan efisiensi transaksi. 

Kabar baiknya sekarang membuat aplikasi dan website yang menarik tidak perlu susah dan mahal. Kamu bisa menggunakan jasa TEBAR.CO.ID yang memang sudah sangat berpengalaman dalam proses pembuatan aplikasi maupun website.

2. Membuat Iklan UKM di Google Ads

Google ads merupakan salah satu tools untuk beriklan yang paling banyak digunakan oleh masyarakat saat ini. Kamu bisa menggunakan google adas sebagai salah satu tools marketing. apalagi mengingat biaya iklan di google ads juga tidak terlalu mahal.

3. Email Newsletter UKM

Email newsletter  merupakan salah satu tools marketing yang masih dinilai efektif hingga saat ini, Biasanya metode ini dilakukan untuk media CRM maupun konversi, Misalnya jika kamu ingin memberikan pemberitahuan diskon atau penawaran khusus untuk pelanggan tertentu. Hanya saja kamu perlu membuat formula yang tepat untuk email marketing kamu. Mengapa begitu? Hal ini karena hampir setiap audience memiliki efektivitas newsletter masing-masing. Jadi biasakanlah untuk A/B testing terlebih dahulu.

4. Social Media Ads

Selain sosial media secara organik, kamu juga bisa menggunakan sosial media ads. Sosial media ads ada banyak, mulai dari facebook adas, instagram ads,  tiktok ads, twitter ads dan beberapa yang lain. 

Tentunya kamu perlu mensegmentasikan market dulu agar ads yang kamu jalankan bisa bekerja optimal. Nantinya dalam melakukan ads kamu perlu memberikan demografis yang tepat. Apabila demografis tepat, maka kamu bisa mendapatkan konversi yang tinggi.

5. Membuat Promo

Sudah menjadi rahasia umum bahwasanya promo masih menjadi teknis marketing yang sangat efektif.Hanya saja kamu perlu membuat promo ini tersebar melalui media digital agar jangkauan promo lebih banyak. 

6. Content Marketing di Media Sosial

Media sosial bisa kamu manfaatkan untuk membuat konten bagus yang dapat meningkatkan awareness usahamu. Tentunya kamu harus memilih sosial media yang tepat ya! Karena tidak semua sosial media perlu kamu optimasi jika usahamu masih tergolong UKM. Pastikan untuk menggunakan sosial media yang memiliki niche terbanyak dari market kamu.

Jadi, mana strategi digital marketing yang sudah kamu lakukan? pastikan untuk konsisten memakai strategi digital marketing yang paling terbukti efektif ya!

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published.

Pin It on Pinterest

Share This