Transformasi Digital Untuk Produktivitas Pengembangan Bisnis

Transformasi digital sangat berfokus dalam proses maupun cara penyikapan teknologi digital yang mana secara ekstrem mampu mengubah proses bisnis operasi dan cara untuk menservice customer. Tentunya  kalimat ini sudah menjadi hal yang mainstream  di era digital seperti sekarang. Ungkapan ini telah menjadi hal yang umum di era digitalisasi. Semakin organisasi memanfaatkan teknologi biasanya proses operasionalnya akan semakin efektif dan efisien.

Sejarah Transformasi Digital

Walaupun komputer sudah dirancang sejak lama, namun bisa dikatakan konsep dari transformasi digital adalah hal yang  baru. Konsep transformasi digital baru ada di tahun 1990an yakni semenjak internet dikenal secara umum.

Konsep transformasi digital ini mengubah segala bentuk dokumentasi offline seperti foto atau video menjadi kode satu dan nol yang terus dikembangkan hingga saat ini. Hingga saat ini seluruh proses digitalisasi dan transformasi digital mempengaruhi semua lini kehidupan manusia dari aspek terkecil hingga terbesar. Perlu diketahui bahwasanya transformasi digital sebenarnya tidak  hanya tentang teknologi. 

Maksud dari kalimat ini adalah bahwasanya teknologi digital saja tidak cukup, sebuah perusahaan ketika ingin memanfaatkan teknologi dalam bisnis harus tetap melihat data yang ada untuk kemudian menentukan strategi digital apa yang tepat untuk dilakukan. Dengan begitu maka tak heran jika transformasi digital sangat mendorong bersatunya  hal-hal berikut ini:

1. Penyatuan Manusia

Dalam hal ini seluruh komponen sumber daya manusia harus bekerja sama untuk mewujudkan transformasi digital yang sesuai.

2. Penyatuan Bisnis

Dalam hal  ini penyatuan strategi bisnis menjadi fokus utama karena nantinya seluruh teknologi digital akan diarahkan pada satu target yang dinilai paling tepat

3. Penyatuan Teknologi

Banyak penggunaan teknologi baru sebagaimana AI dan IoT, yang mana akan dimanfaatkan berdasarkan keputusan dari data maupun analitik

Bagaimana Transformasi Digital Bekerja

Transformasi digital bisa bekerja secara optimal apabila penyatuan manusia, teknologi, dan bisnis sudah tercampur secara  merata dan harmonis. Komponen penyatuan ini harus dimasukkan baik dari tahap low management, middle management, hingga top management di dalam perusahaan. 

Kerjasama tersebut harus memastikan kepuasan pelanggan, yang mana teknologi digitall bisa dimanfaatkan untuk penyempurnaan produk maupun pelayanan yang dilakukan perusahaan kepada customernya.

Apabila suatu bisnis berhasil menggeser tradisi tradisional dan mengubahnya menjadi digitalisasi yang mumpuni, maka akan tercipta iklim berikut:

1. Memiliki Digital Experience

Pengalaman digital yang baik bisa diwujudkan dengan pemanfaatan proses empati pelanggan yang kemudian digiring ke pemanfaatan teknologi yang ada. Misalnya saja apabila pelanggan memang lebih mudah untuk melihat display produk kamu dengan pembuatan website, maka pembuatan website atau aplikasi menjadi salah satu digital experience yang wajib dilakukan.

Dalam hal ini kamu bisa memanfaatkan jasa pembuatan website dan aplikasi yang sudah berpengalaman seperti TEBAR.CO.ID agar customer benar-benar bisa memiliki pengalaman terhadap produk kami secara menyenangkan.

2. Operasi Digital

Tentunya setiap perusahan bisa dengan bebas memilih bentuk operasional seperti apa yang akan ditampilkan kepada pelanggan. Namun, perusahan  yang baik akan memberikan proses operasional terbaik kepada pelanggannya, bukan?  Proses operasional terbaik bisa terwujud dari kombinasi teknologi, manusia dan strategi bisnis yang matang dan seimbang.

3. Inovasi Digital

Inovasi digital merupakan hal yang inti dalam sebuah proses transformasi digital. Hal-hal yang inovatif tentunya membutuhkan banyak investor  dan cost yang mahal di awalnya. 

Untuk itu, diperlukan prioritas khusus mengenai inovasi mana yang akan dieksekusi terlebih dahulu dan memberikan dampak paling signifikan dalam produk yang dijual.

Teknologi: Pondasi dan Terlihat

Teknologi yang baik akan membuat pasangan makin betah dan banyak melakukan retensi terhadap suatu produk. Dalam prosesnya pemanfaatan teknologi harus banyak menggunakan cloud untuk proses statistika data dan pengolahan data. 

Oleh karena itu, sebelum melakukan transformasi digital alangkah lebih baiknya jika kamu secara utuh memahami hal-hal berikut  ini:

1. Cloud

 Cloud memiliki fungsi untuk memberikan pengaksesan data secara lebih cepat, software, maupun skill tertentu. Hal inilah yang akan membuat pengambil  kepuusan memiliki pertibangan yang cukup untuk membuat keputusan besar dalam  bisnis. Cloud juga bisa membuat banyak inovasi mengenai pengiriman layanan maupun konsumsi layanan.  Contoh dari pemanfaatan teknologi ini adalah proses komunikasi bisnis yang banyak terjadi di Slack.

2. Kecerdasan buatan

AI merupakan salah satu bentuk inovasi yangs ecara konsisten bsia bekerja secara cepat dengan algoritma yang telah ditentukan,  misalnya dengan mengecek kerusakan pada suatu chip. Dalam prosesnya AI banyak mengalami kemajuan sendiri yang mana saat ini bisa dilihat pemanfaatannya  dalam bisnis, seperti penggunaan chatbots.

3. Analitik tingkat lanjut

Tahukah kamu bahwasanya segala penentuan inovasi digital harus diputuskan melalui analisis data yang akurat? Pada prosesnya setiap analisis data akan menjadi pertimbangan dalam menjalankan atau menghentikan sebuah rencana bisnis. Oleh karena itu, penting bagi setiap bisnis untuk membuat analisis tingkat lanjut mengenai data yang ada dalam perusahaannya.

4. Manajemen data

Dalam transformasi digital, data merupakan  aset penting yang harus dimiliki setiap perusahaan dan dimanfaatkan dengan baik.Oleh karena itu, proses manajemen data harus memiliki standarisasi khusus yang mana harus dipatuhi seluruh stakeholder perusahaan.

5. Kecerdasan pelanggan

Dalam pemanfaatan transformasi digital nantinya, sebuah perusahaan akan bisa membaca karakteristik pelanggan. Dalam hal ini pelanggan akan terbaca seluruh proses aktivitasnya yang kemudian bisa dimanfaatkan untuk keputusan inovasi berikutnya. 

6. IoT

IoT bisa digunakan untuk menganalisis banyak data secara real time, hal inilah yang membuat IoT banyak digunakan dalam setiap proses transformasi. Adapun nilai yang benar-benar ditawarkan dari IoT adalah kemampuannya untuk analisis data streaming dan prosesnya dalam mengambil tindakan secara cepat dan tepat. Ia juga bisa dimanfaatkan untuk membuat berbagai keputusan operasional seperti pemenuhan rantai pasok perusahaan. 

7. Analitik data besar

Tahukah kamu bahwa suatu data yang besar harus dilakukan analitik yang mendalam terlebih dahulu barulah data tersebut siap digunakan untuk proses pengambilan keputusan. Proses analitik ini akan membantu perusahaan untuk membuat banyak keputusan yang mana akan membuat efisiensi terhadap segala proses operasional bisnis. Contohnya adalah pemanfaatan data analyst dalam perusahaan untuk mengambil sebuah keputusan yang besar.

Itulah beberapa hal mengenai transformasi digital yang kamu perlu tahu. Tentunya dalam standar bisnis saat ini, digitalisasi menjadi suatu keniscayaan apabila menginginkan bisnis yang sustainable dan tidak tertinggal. 

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published.

Pin It on Pinterest

Share This