Matriks Pemasaran Digital, Marketers Harus Tahu!

Digital marketing merupakan salah satu strategi  pemasaran yang saat  ini sangat efektif banyak digunakan perusahaan. Nah, ada beberapa matriks pemasaran digital yang bisa kamu gunakan untuk mengukur strategi digital marketing milik kamu. Oleh karenanya, penting untuk mu mempelajarinya satu per satu. Apa saja matriksnya? Simak penjelasannya berikut ini!

Matriks Pemasaran Digital Website Traffic 

Matriks yang menjadi fokus website traffic diantaranya adalah:

[lwptoc]

  • Overall Traffic

Overall traffic adalah total dari semua traffic pada website. Overall Traffic mencakup  organic traffic, direct traffic, hingga  paid search. Kamu bisa mengetahui jumlah overall traffic melalui google analytics. 

Apabila traffic website makin tinggi, maka kemungkinan konversi juga makin besar. Dengan begitu, kamu bisa mengevaluasi maupun menyusun strategi penjualan yang lebih baik.

  • Channel Metric

Sebenarnya tiap traffic punya sumber maupun asal  masing-masing. Oleh karena itu penting bagi kamu untuk mengetahui channel mana yang paling mendatangkan banyak traffic. Dengan begitu, kamu bisa mengoptimasi channel yang paling potensial untuk meningkatkan jumlah traffic website milikmu. Bahkan kamu juga bisa mendeteksi mana channel yang kiranya membutuhkan  perbaikan.

  • New vs Returning Visitor

Setiap website memiliki dua tipe pengunjung, yakni pengunjung baru dan pengunjung lama. Pada google analytics kamu bisa membedakan jumlah pengunjung baru dan pengunjung lama. Data ini bisa membantumu untuk mengevaluasi apakah digital marketing strategy yang kamu lakukan sudah berjalan secara optimal.

  • Exit Rate

Exit race merupakan salah satu matriks pemasaran digital yang artinya berapa orang yang keluar dari website kamu setelah membuka suatu halaman. Dengan mengetahui halaman yang paling banyak mendapat exit rate, kamu bisa mengevaluasi improvement apa yang bisa dilakukan di laman tersebut.

Matriks Pemasaran Digital Engagement 

Engagement matrix berfungsi untuk mengukur jumlah interaksi website. Berikut adalah beberapa fokus dari engagement matriks

  • Bounce Rate

Bounce rate merupakan jumlah pengunjung yang meninggalkan halaman website tanpa melakukan aktivitas apapun di dalam website. Semakin tinggi bounce rate maka kualitas website semakin menurun, oleh karena itu jika bounce rate yang kamu miliki tinggi, silahkan evaluasi performa website kamu, ya!

Banyak  kemungkinan yang bisa menyebabkan website cenderung memiliki angka bounce rate  yang tinggi. Misalnya, desain yang kurang bagus atau durasi loading yang lama. Maka dari itu, kamu bisa mengoptimasi website dari segi UI maupun performance website dengan bekerja  sama dengan website developer yang sudah  berpengalaman seperti TEBAR.CO.ID

  • Average Time on Page

Time on Page adalah salah satu matriks pemasaran digital yang menginformasikan durasi waktu visitor ada di halaman website. Apabila kamu membuat sebuah konten  lalu visitor membaca konten tersebut hingga selesai, maka jumlah time on page pada website yang tinggi. Semakin tinggi jumlah time on page, maka makin bagus pula performa website tersebut. 

  • Pageviews per Session

Pageviews per session merupakan jumlah durasi halaman yang dilihat oleh pengunjung pada satu sesi kunjungan. Metric ini dihitung saat pengunjung datang ke halaman kamu namun tidak langsung keluar, dan masuk ke halaman yang lain pada website kamu.Semakin banyak halaman yang dikunjungi, maka makin tinggi pula pageviews per session.

  • Impression

Impression merupakan matriks untuk mengukur jumlah visitor yang melihat website kamu. Impression merupakan salah satu metrik yang paling umum dan banyak muncul di semua channel digital marketing. Hal ini karena impression bisa membantu kamu untuk mengukur awareness dari brand milikmu. 

  • Engagement Rate

Engagement rate merupakan salah satu matriks yang  mengukur jumlah interaksi pada suatu website atau konten. Misalnya saja jumlah comment, like and subscribe. Tentunya makin tinggi tingkat engagement rate, maka makin bagus pula performa website  atau konten tersebut.

Matriks Conversion Metric

Conversion matrix merupakan salah satu metrik pemasaran digital untuk mengukur jumlah tindakan konservasi baik itu purchase, berlangganan, atau segala sesuatu yang menjadi corong konversi. ADapun fokus conversion matriks biasanya terletak pada:

  • Click-Through Rate (CTR)

Click Through Rate (CTR) adalah persentase jumlah klik jika dibandingkan dengan impression. Semakin tinggi CTR, tentu semakin bagus pula stratgei yangs udah kamu lakukan.

  • Cost per Click (CPC)

CPC merupakan salah satu Matriks pemasaran digital yang mengukur berapa jumlah uang yang harus kamu keluarkan untuk satu kali klik. Ada yang menggunakan strategi agar mendapatkan klik paling banyak, ada strategi yang hanya berfokus pada CPC yang murah. Kamu bisa menyesuaikannya dengan kebutuhanmu.

  • Cost per Lead (CPL)

Tidak jauh beda dengan CPC, CPL adalah jumlah uang yang harus kamu keluarkan untuk mendapatkan satu user potensial. Tentunya biaya yang kamu keluarkan untuk mendapatkan CPL biasanya lebih banyak jika dibandingkan dengan CPC. 

  • Conversion Rate

Conversion rate merupakan salah satu matriks pemasaran digital untuk mengukur berapa jumlah orang yang mendownload, berlangganan, atau melakukan purchase dari landing page yang kamu miliki. Semakin bagus dan efektif landing page kamu, tentu semakin tinggi conversion rate-nya.

Matriks Pemasaran Digital Revenue

Sebagaimana istilahnya revenue matriks memang digunakan untuk melihat efektivitas jumlah penjualan produk milik kamu. Adapun fokus dari revenue matriks diantaranya adalah:

  • Matriks Pemasaran Digital Customer Acquisition Cost (CAC)

Customer Acquisition Cost (CAC) adalah metrik yang mengukur jumlah biaya yang kamu keluarkan untuk mendapatkan satu konsumen.Adapun rumus CAC adalah hitunglah seluruh biaya marketing yang kamu keluarkan, lalu dibagi dengan jumlah sales yang kamu dapatkan.

  • Matriks Pemasaran Digital Return on Ad Spend (ROAS)

Return on Ad Spend (ROAS) merupakan matriks sales yang bisa kamu dapatkan setelah memasang suatu iklan. Dengan mengerti ROAS, maka kamu bisa menganalisis mengenai efektivitas suatu ads dari berbagai  channel yang ada.

  • Matriks Pemasaran Digital Return on Investment (ROI)

Metric pemasaran digital yang selanjutnya adalah Return on Investment (ROI). Melalui ROI kamu bisa mengukur keuntungan investasi dari biaya marketing yang kamu keluarkan. Tentunya jika ROI kamu tinggi, maka kemungkinan keuntungannya juga lebih tinggi.

Itulah beberapa matriks dalam digital  marketing yang harus kamu tahu. Pastikan untuk menggunakan Matriks-Matriks ini pada setiap report digital marketing agar strategi penjualan makin efektif.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest

Share This